Lahir di generasi millennial merupakan sebuah tantangan yang harus saya hadapi, mengapa? bukannya enak hidup di generasi ini? bukannya segala hal jadi lebih mudah?
Ya benar, hidup menjadi lebih mudah, segala hal bisa kita lakukan dengan lebih cepat. Lebih mudah dan lebih cepat, ini sungguh sangat menguntungkan.
Namun perubahaan masa menuju generasi millennial sangatlah cepat. Segala perubahan terjadi sangat drastis.
Yang awalnya kita harus mengunjungi rumah kerabat untuk mengetahui kabar mereka dan kini dari status di facebook saja kita sudah mengetahui keadaan mereka.
Mulai dari kerabat yang butuh uang hingga kerabat yang baru saja cerai dengan pasangannya. Bahkan bagi kerabat yang baru melahirkan saja cukup dengan menyampaikan "selamat" melalui komen di isntagram tanpa harus mengunjunginya.
"Mendekatkan yang jauh dan menjauhakan yang dekat"
Begitu cepatnya perubahan ini membuat sebagian orang belum siap untuk menghadapinya. Terutama bagi mereka yang belum cerdas untuk menggunakan teknologi. Karena teknologilah yang merajai masa ini.
Mereka yang mampu menggunakan teknologi dengan cerdas akan berjaya pada masa ini. Memanfaatkan media sosial untuk menghasilkan rupiah merupakan contoh pemanfaatan teknologi yang cerdas. Bukannya hanya menstalking foto mantan atau foto pacarnya mantan-mantanmu dari mantan-mantanmu itu.
Iya mantan-mantanmu...
Back to topic.
Saat postingan ini dibuat, sudah banyak loh jutawan hasil berjualan di media sosial dengan umur dibawah 15 tahun.
Iya anak kecil jaman sekarang cepat sekali mengerti cara menggunakan teknologi maupun media sosial. Tapi bukan karena itu mereka bisa menjadi jutawan. Karena mereka cerdas menggunakan peluang yang ada.
"Orang tua kan susah sekali mengerti teknologi dan media sosial" Bukan itu permasalahannya. Mereka yang mau belajar dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan sesuatu yang berharga. Saat ini sudah banyak juga orang tua yang berjualan di media sosial, bahkan bisa membuat aplikasi yang dapat menguntungkannya.
"Yin Yang"
Segalanya ada positif dan negatifnya.
Negatifnya adalah segala hal yang baik dan buruk sudah ada di internet. Bahkan paham-paham teroris yang sangat mengancam sangat mudah kita temukan di dunia maya. Banyak pembunuhan yang terinspirasi dari game-game yang ada. Banyak kejadian bunuh diri disebabkan oleh tekanan mental di dunia maya
"Hapus saja internet"
No..
Itu bukan cara yang cerdas..
Jika internet dihapus maka kita akan kembali ke masa purba. Dimana merpati putih kembali digunakan untuk mengirim surat cinta ke gebetan kita. Iya kalau alamatnya benar, kalau kekirimnya ke mantan?
Lebih banyak hal positifnya daipada hal negatifnya. Banyak hal bisa dipelajari dari internet, banyak anak-anak yang terinspirasi untuk berkarya dari internet, banyak anak muda yang sukses berkat internet.
Ketika internet dihapus maka sama saja kita terbunuh secara perlahan, terbunuhnya kreatifitas, terbunuhnya karya-karya anak bangsa, bahkan mantan akan membunuh kita karena merpati putih tadi salah kirim surat cinta.
Peran orang tua sangat dibutuhkan untuk membentengi anak-anak anda untuk menghindari dari efek-efek negatif internet serta dengan arahan dan dukungan yang tepat akan membuat anak anda menjadi sukses di masa ini.
Be smart guys.



Komentar
Posting Komentar